Blitar, Makam Bung Karno

Blitar, Makam Bung Karno

Blitar, terkenal sebagai salah satu tujuan wisata religi paling penting di Indonesia, adalah tempat peristirahatan terakhir Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno atau yang lebih akrab disebut Bung Karno. Tempat ini biasa disebut dengan Makam Bung Karno dan merupakan salah satu situs bersejarah yang paling banyak dikunjungi di Jawa Timur.

Terletak di bagian utara Kota Blitar, kompleks makam ini menarik pengunjung dari berbagai kota, terutama pada masa liburan dan hari-hari besar nasional. Setiap tahun, jutaan pengunjung datang untuk mengenang jasa sang Proklamator dan merasakan aura sejarah yang masih terasa kuat di setiap sudut kawasan ini.

Pada kesempatan kali ini, Penulis mencoba menelusuri sebagian kecil sudut demi sudut kawasan Makam Bung Karno, yang ternyata cukup luas dan kaya akan nilai sejarah. Penelusuran Penulis dimulai dari kawasan Museum Bung Karno, kemudian bergerak ke perpustakaan, makam Bung Karno, dan berakhir ke pasar oleh-oleh. Mari kita telusuri bersama setiap bagian dari kompleks bersejarah ini.

Sejarah Singkat Bung Karno

Ir. Soekarno, atau Bung Karno, lahir di Blitar pada 6 Juni 1901. Ia adalah Proklamator Kemerdekaan Indonesia bersama Mohammad Hatta dan menjadi Presiden pertama Republik Indonesia. Bung Karno memainkan peran sentral dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia dari penjajahan Belanda dan Jepang.

Setelah mengundurkan diri dari jabatan presiden pada tahun 1967, Bung Karno menghabiskan sisa hidupnya dalam masa tahanan rumah di Istana Merdeka, Jakarta. Ia meninggal dunia pada 21 Juni 1970 dan dimakamkan di Blitar, kota kelahirannya, dengan upacara negara yang megah. Pemakamannya dihadiri oleh ratusan ribu pelayat yang datang dari seluruh Indonesia untuk mengucapkan selamat tinggal kepada sang Proklamator.

Lokasi Makam Bung Karno

Makam Bung Karno berlokasi di Jl. Ir. Soekarno No.152, Bendogerit, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Jawa Timur. Kawasan ini terletak sekitar 2 kilometer dari pusat kota Blitar dan dapat diakses dengan mudah menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.

Informasi Kunjungan

Jam Buka: Kompleks Makam Bung Karno terbuka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 16.00 WIB. Namun, untuk makam utama, pengunjung dapat mengakses hingga pukul 17.00 WIB.

Tiket Masuk: Pengunjung dikenakan tiket masuk sebesar Rp 5.000 per orang untuk dewasa dan Rp 3.000 untuk anak-anak. Parkir kendaraan juga dikenakan biaya, yaitu Rp 2.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil.

Fasilitas: Kawasan ini dilengkapi dengan parkir yang luas, toilet umum, musholla, area picnic, dan berbagai warung makan serta kedai oleh-oleh di sekitar kompleks.

Museum Bung Karno

Museum ini terletak di sisi selatan dari Makam Bung Karno. Dibangun dengan arsitektur yang megah dan modern, Museum Bung Karno menyimpan berbagai koleksi bersejarah yang berkaitan dengan kehidupan dan perjuangan Bung Karno.

Di dalam Museum ini, pengunjung bisa melihat berbagai barang peninggalan dan foto-foto dari Bung Karno beserta keluarganya. Koleksi museum mencakup pakaian resmi yang pernah dikenakan Bung Karno, dokumen-dokumen penting, hadiah-hadiah dari kepala negara asing, serta replika mobil Mercedes-Benz 540 K yang merupakan mobil kesayangan Bung Karno.

Museum ini juga menampilkan diorama yang menggambarkan perjalanan hidup Bung Karno sejak masa kecil hingga menjadi Presiden Republik Indonesia. Pengunjung dapat melihat replika ruangan kerja Bung Karno, ruang sidang BPUPKI, dan momen-momen penting dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.

Perpustakaan Bung Karno

Perpustakaan ini terletak di sebelah timur dan sebagian di atas Museum Bung Karno. Bangunan perpustakaan memiliki desain yang unik dengan arsitektur modern yang memadukan unsur tradisional Jawa. Sejatinya ada lorong penghubung di antara dua bangunan ini, namun pada saat Penulis kesana, ternyata sedang ditutup untuk renovasi.

Di dalam perpustakaan ini, Anda akan menemukan sangat banyak buku dengan berbagai kategori. Koleksi perpustakaan mencakup lebih dari 10.000 judul buku, termasuk karya-karya tulis Bung Karno sendiri, biografi, sejarah Indonesia, politik, ekonomi, dan buku-buku tentang ideologi Pancasila dan Nasakom yang pernah digagas oleh Bung Karno.

Perpustakaan ini juga dilengkapi dengan ruang baca yang nyaman, area komputer untuk pencarian digital, dan ruang seminar yang dapat digunakan untuk kegiatan edukasi dan diskusi. Pengunjung dapat meminjam buku dengan mendaftar sebagai anggota perpustakaan.

Makam Bung Karno

Bagian paling sakral dari kompleks ini adalah makam Bung Karno sendiri. Makam terletak di sebuah bangunan yang didesain dengan arsitektur yang sederhana namun megah. Bangunan makam berbentuk segi delapan dengan kubah di bagian atas, melambangkan keagungan Islam.

Di dalam bangunan makam, pengunjung dapat melihat nisan sederhana yang bertuliskan nama Ir. Soekarno dengan tanggal lahir dan wafatnya. Di sekitar makam terdapat bunga-bunga yang terus diganti oleh pengunjung yang datang untuk mengenang jasa Bung Karno.

Banyak pengunjung yang datang ke makam ini untuk berdoa, merenung, dan mengambil foto sebagai bentuk penghormatan. Pada hari-hari besar nasional seperti Hari Kemerdekaan Indonesia (17 Agustus) dan hari lahirnya Bung Karno (6 Juni), kompleks makam ini dipenuhi oleh ribuan pengunjung yang datang untuk upacara peringatan.

Pasar Oleh-oleh

Di sekitar kompleks Makam Bung Karno, terdapat pasar oleh-oleh yang menjual berbagai produk khas Blitar dan sekitarnya. Pengunjung dapat membeli oleh-oleh seperti keripik tempe, dodol blitar, kain batik Blitar, dan berbagai souvenir bertema Bung Karno.

Selain oleh-oleh kuliner, pasar ini juga menjual buku-buku tentang sejarah Bung Karno, foto-foto bersejarah, dan berbagai merchandise seperti kaos, topi, dan mug dengan gambar Bung Karno. Harga yang ditawarkan cukup terjangkau dan dapat ditawar.

Tips Mengunjungi Makam Bung Karno

1. Datanglah pagi hari untuk menghindari keramaian dan cuaca yang panas.2. Pakailah pakaian yang sopan dan menutupi aurat sebagai bentuk penghormatan kepada sang Proklamator.3. Bawa air minum dan topi untuk melindungi diri dari panas matahari.4. Jika datang dalam kelompok besar, sebaiknya hubungi pengelola terlebih dahulu untuk pengaturan kunjungan.5. Jangan lupa untuk membawa kamera untuk mengabadikan momen bersejarah ini.

Kesimpulan

Makam Bung Karno di Blitar bukan hanya sekadar tempat pemakaman, tetapi juga merupakan situs sejarah yang sarat dengan nilai-nilai perjuangan dan nasionalisme. Setiap sudut kompleks ini menceritakan kisah tentang kehidupan dan perjuangan sang Proklamator yang telah mengorbankan segalanya untuk kemerdekaan Indonesia.

Kunjungan ke tempat ini adalah kesempatan untuk belajar sejarah secara langsung, mengenang jasa pahlawan nasional, dan merenungkan makna kemerdekaan yang telah kita nikmati saat ini. Bagi Anda yang belum pernah berkunjung, sangat direkomendasikan untuk menyempatkan waktu mengunjungi kompleks bersejarah ini bersama keluarga atau teman-teman.

Semoga artikel ini bermanfaat dan memberikan gambaran lengkap tentang apa yang bisa Anda temukan di Makam Bung Karno, Blitar. Selamat berkunjung dan semoga perjalanan Anda penuh dengan inspirasi dan hikmah!

Subscribe for daily photos. No spam, just photography.